Puisi Cinta Harusnya ku tak melukaimu oleh Reinzhanny



Harusnya ku tak melukaimu
oleh Reinzhanny
kau, mencintaiku ..
Bagaikan lilin, yang rela memberikan cahaya walaupun dirinya terluka ..
Kau, mencintaiku ..
Bagaikan bulan yang setia pada malam ..
Kau, mencintaiku ..
Bagaikan seorang ayah yang mencintai putri kecilnya ..
dan kau, mencintaiku ..
Bagaikan batu karang yang selalu kokoh berdiri walaupun diterjang gulungan ombak ..
Dan aku ..
Menduakanmu ..
Membohongimu ..
Menghindarimu ..
Meninggalkanmu ..
Dan aku, mencintai dirimu setelah aku kehilangan dirimu untuk selamanya ..
sungguh aku menyesali perbuatanku ..
Keegoisanku telah menutupi Mata hatiku & aku melukaimu.


Puisi Sedih : Tertawan Dalam Penyesalan Oleh: Mahrus Sholeh



Tertawan Dalam Penyesalan
Oleh: Mahrus Sholeh
Berjalan Lunglai Dengan Pakaian Lusuh
Tanpa Arah Tujuan Yang Pasti
Asa Yang Terpendam
Sudah Usang Tanpa Jejak
Ku Meringkih Dalam Penyendirian
Ku Tertawan Dalam Perantauan
Lalu ku berucap “Ah……Sudah Lewat Aura Baikku“
Sudah Terpejam Mata Batinku
Sudah Terpendam Hasrat Lamunanku
Sudah Hilang Hasrat Kepastianku
Lalu Ku Berucap “Sungguh Menyesal Daku“

Puisi Penyesalan oleh Segaca Galuh



Puisi Penyesalan
oleh Segaca Galuh
Waktu terus berpacu
Tak kan pernah terhenti
Semua telah terjadi
Semua tak kan kembali
Andai ku dapat memutar waktu
Bila ku bisa tentukan takdirku
Ingin ku jadi lebih baik
Ku ingin hidupku lebih bermakna
Kan ku hiraukan..,
Suara – suara diluar sana
Kan ku abaikan..,
Hal – hal tak berarti
Tuk raih mimpiku
Tetapi..,
Semua tlah terjadi
Semua tlah berlalu
Sirna sudah harapku

Puisi Rindu : Rindu Semalam oleh Gladys


Rindu Semalam
oleh Gladys
menebar malam harumkan badan,
menuai sayang rindu semalam,
tak kunjung tiba haluan semalam,
rinduku kelam kasih tak datang.
Rinduku pulang tak jua bertandang,
akhirnya ku pulang setengah kehujanan,
malang jua kasih tak datang.
kini ku katakan pada rumput kehujanan,
dingin malam tak kan segera menghilang,
tolong sampaikan salam tersayang aku datang dengan sejuta cerita
rindu semalam.....

PUISI dalam DAKWAH



PUISI dalam DAKWAH, ...
Dakwah dalam puisi,...
Kalau mau buat puisi...buatlah puisi yang indah...tapi jangan membuat orang lain gerah dan marah...
Kalau mau buat puisi...buatlah yang bermanfaat...tidak perlu menyinggung syariat...kalau tidak mau mendapat laknat....
Kalau mau buat puisi...janganlah membandingkan sesuatu yang agung dengan hal yang tidak patut...kalau anda tidak ingin dituntut...
Untuk apa selalu bicara tentang toleransi...kalau ternyata puisimu sudah sangat melukai hati...
karya: bukan andiro
*kalau anda/andi bilang, ini ikut-ikutan, berarti anda/andi gak ikut.
**kalau anda/andi gak ikut, berarti anda/andi gak tersinggung.
***kalau anda/andi gak tersinggung, berarti sukma anda/andi telah mati, bukan sukmanurmandi.

Puisi Rindu Ada Rindu oleh Fatkuryati



Ada Rindu
oleh Fatkuryati
Kalau saja aku tak pernah mengenalmu
dan kau pun tak pernah meninggalkanku
Mungkin aku tak kan pernah tau yang namanya rindu
Aku rindu cara kau menatapku
Aku rindu cara kau membuatku tersenyum
dan aku rindu semua tentangmu,,,
Ada rindu yang kini menggantung di sukmaku
terpatri hanya pada hatimu
Rinduku padamu mengalahkan gelisah dan gundahku
Aku tak mampu menghapus bayangmu
Tulusmu adalah harmoni hatiku
Kalau saja aku tak pernah mengenalmu
Mungkin aku tak kan pernah tau cantiknya pagi,,,
indahnya senja,,, dan hangatnya mentari,,,

Puisi Rindu : Rasa Rindu Oleh Yulianti Megantari



Telah lama ku simpan
Ternyata ku tak sanggup
Tak sanggup tak membuka
Walau telah ku paksa
Di hati ini
Tertulis sebuah kata
Kata sederhana
Yang mungkin tak bermakna apa-apa
Hanya satu buah kata yang muncul
Barangkali hanya kata usang
Tak berubah hingga petang
"Rindu"
Kupejamkan mataku
Wajahmu muncul
Kau tersenyum ke arahku
Terbesit…
Rasa ingin memburu
Mengejar senyuman itu
Namun semakin menjauh
Akh,
Tak usah kupikir lagi
Kau hanya mimpi yang sirna
Tak mungkin ku raih
Kusimpan rasa ini di ujung resah
Pada hujan petang yang basah
Sejumlah doa terbesit di alam mimpi
Terucap tanpa terasa..

Puisi Rindu Ini Milikmu oleh Euis Dhenok Saputri



Rindu Ini Milikmu
oleh Euis Dhenok Saputri

Aku tak pernah membayangkan
Rasa sayang ini tumbuh subur di dalam hati
Aku tak pernah berfikir akan begitu tersiksa seperti saat ini
Engkau telah pergi begitu lama, begitu lama
Aku hanya bisa merasakan tanpa mampu mengatakan
Berat memang, tapi apa mau dikata ?
Kenyataan pahit dan manis akan hadir dalam kehidupan manusia
Termasuk " Aku "
Aku yang di belenggu kerinduan dan kesepian setiap saat
Aku yang hanya bisa bertanya dan berharap
Kapan kau kembali ??
Andai aku punya malaikat cinta,,
Aku akan meminta padanya untuk membisikan 1 kata
bahwa " Rindu Ini Milikmu "