Pantun Pendidikan : Ah, Guru Jangan Begitu

Pantun Pendidikan

Pantun pendidikan ini kutuliskan. Sebagai madah penyalur resah. Tentang tabiat guru yang berubah. Mungkin termakan gerusan zaman.

Dahulu guru adalah teladan. Tempat manusia menimbang diri. Setiap tutur jadi ikutan. Sebagai pembangun budi pekerti. 

Guru jangan engkau berubah. Bangun bangsa bangun negara. Nanti kami semakin gundah. Bila engkau lari dari niat semula. 

Pantun ini pantun pendidikan. Sebagai pewarta kita semua. Mungkin ada yang silap salah. Maka nasehat kita jua diperlukan. 

Guru adalah manusia. Bukan makhluk yang sempurna. Jika keburukan kita diamkan. Artinya kejahatan kita tumbuhkan. 

Mari kita saling ingatkan. Supaya kebaikan tiada punah. Agar anak-anak tak hanya belajar teori saja. Namun belajar menjadi manusia mulia.                                   

Pantun Pendidikan: Guru Jangan Begitu


Pucuk pucuk daun muda
pucuk paku daun seribu
kubujuk bujuk biar reda
habis dicubit oleh bu guru

Buat gambar memakai kertas
pinsil warna batang serbat
guru sekarang banyak ganas
salah siket maen sebat

Wisuda baru pasca sarjana
mahasiswa semua memakai toga
jadi pembimbing harus lah ramah
agar siswa tidak pernah lupa

Banyak pungutan didlm sekolah
baju celana dan sepatu juga
wali murid heran bertanya
uangnya dipakai untuk apa

Related Posts

Previous
Next Post »